Thursday, 21 March 2013

Outlook GBP 21 Maret 2013

• Sterling menembus level tertinggi 2 pekan terhadap dolar pada hari Rabu setelah laporan budget Inggris tidak memberikan fleksibilitas pada BoE sebanyak seperti yang diperkirakan pasar sebelumnya. Minutes dari sidang terakhir BoE, yang menunjukkan sedikitnya dukungan untuk BoE melanjutkan program pembelian aset, telah mendorong penguatan sterling.

• Sterling naik ke level intraday high di $1.5187, level tertingginya sejak 6 Maret, sebelum akhirnya memangkas keuntungannya dan mencatat naik 0.05% di $1.5105. Namun demikian, penguatan sterling nampaknya tidak akan bertahan lama.

• Meskipun beberapa investor kecewa setelah menteri keuangan George Osborne mempertahankan target inflasi BoE di level 2%, kewenangan terbarunya untuk BoE adalah mendukung langkah‐langkah kebijakan yang tidak konvensional. Hal ini bisa membuka jalan bagi pelonggaran moneter lebih agresif, meskipun inflasi tetap tinggi, ketika Gubernur BoE yang baru Mark Carney menduduki jabatan pada bulan Juli.

• Osborne juga menggunakan laporan anggaran untuk mengurangi separuh dari target pertumbuhan tahun ini, menambah kekhawatiran mendalam tentang rapuhnya ekonomi Inggris yang membantu mendorong sterling ke level terendah lebih dari 2‐1/2 tahun pada $1.4832 di pekan lalu.

• Euro menguat 0.3% terhadap sterling ke sekitar 0.8560 pound. Namun demikian, krisis yang tengah melanda zona euro berpotensi mendorong penguatan sterling, meskipun penguatan sterling nampaknya masih akan terhambat disebabkan oleh resiko terjadinya resesi ekonomi di Inggris dan peluang untuk BoE mengadopsi kebijakan pelonggaran moneter agresif dalam beberapa bulan kedepan.

• Adapun laporan sebelumnya di awal sesi yaitu BoE minutes menunjukkan suara di dewan kebijakan bank sentral 6 : 3 untuk melanjutkan pembelian aset.

• Sementara itu, sidang The Fed semalam memutuskan untuk melanjutkan kebijakan moneter yang agresif dan menambah optimisme pelaku pasar terhadap prospek pemulihan ekonomi AS. Usai keputusan tersebut, dolar memangkas kerugiannya terhadap sterling dan ditutup relatif flat.